Jumat, 22 Maret 2013
Peran atau fungsi keluarga Menurut beberapa sumber :
a. Menurut Narwoko dan Suyanto :
1. Fungsi Pengaturan Keturunan
Fungsi Reproduksi ini merupakan hakikat untuk kelangsungan hidup manusia
dan sebagai dasar kehidpan sosial manusia dan bukan hanya sekedar
kebutuhan Biologis saja. Fungsi ini di dasarkan atas
pertimbangan-pertimbangan sosial, misalnya dapat melanjutkan keturunan,
dapat mewariskan harta kekayaan, serta pemeliharaan pada hari tuanya.
2. Fungsi Sosialisasi atau Pendidikan
Fungsi ini untuk mendidik anak mulai dari awal sampai pertumbuhan anak
hingga terbentuk personality-nya. Anak-anak lahir tanpa bekal sosial,
agar si anak dapat berpartisipasi maka harus disosialisasi oleh orang
tuanya tentang nilai-nilai yang ada dalam masyarakat. Jadi, dengan kata
lain, anak-anak harus belajar norma-norma mengenai apa yang senyatanya
baik dan tidak layak dalam masyarakat.
Berdasarkan hal ini, maka anak-anak harus memperoleh standar tentang
nilai-nilai apa yang diperbolehkan dan tidak, apa yang baik, yang indah,
yang patut, dsb. Mereka harus dapat berkomunikasi dengan anggota
masyarakat lainnya dengan menguasai sarana-sarananya.
Dalam keluarga, anak-anak mendapatkan segi-segi utama dari
kepribadiannya, tingkah lakunya, tingkah pekertinya, sikapnya, dan
reaksi emosionalnya. Karena itulah keluarga merupakan perantara antara
masyarakat luas dan individu. Perlu diketahui bahwa kepribadian
seseorang itu diletakkan pada waktu yang sangat muda dan yang
berpengaruh besar sekali terhadap kepribadian seseorang adalah
keluarga,khususnya seorang ibu.
3. Fungsi Ekonomi atau Unit Produksi
Urusan-urusan pokok untuk mendapatkan suatu kehidupan dilaksanakan
keluarga sebagai unit-unit produksi yang seringkali dengan mengadakan
pembagian kerja di antara anggota-anggotanya.
Jadi, keluarga bertindak sebagai unit yang terkoordinir dalam produksi
ekonomi. Ini dapat menimbulkan adanya industri-industri rumah dimana
semua anggota keluarga terlibat di dalam kegiatan pekerjaan atau mata
pencaharian yang sama. Dengan adanya fungsi ekonomi maka hubungan di
antara anggota keluarga bukan hanya sekadar hubungan yang dilandasi
kepentingan untuk melanjutkan keturunan, akan tetapi juga memandang
keluarga sebagai sistem hubungan kerja.
Suami tidak hanya sebagai kepala rumah tangga, tetapi juga sebagai
kepala dalam bekerja. Jadi, hubungan suami-istri dan anak-anak dapat
dipandang sebagai teman sekerja yang sedikit banyak juga dipengaruhi
oleh kepentingan-kepentingan dalam kerja sama. Fungsi ini jarang sekali
terlihat pada keluarga di kota dan bahkan fungsi ini dapat dikatakan
berkurang atau hilang sama sekali.
4.Fungsi Pelindung
Fungsi ini adalah melindungi seluruh anggota keluarga dari berbagai
bahaya yang dialami oleh suatu keluarga. Dengan adanya negara, maka
fungsi ini banyak diambil alih oleh instansi negara. Seorang kepala
rumah tangga wajib untuk melindungi keluarganya.
5. Fungsi Penentuan Status
Jika dalam masyarakat terdapat perbedaan status yang besar, maka
keluarga akan mewariskan statusnya pada tiap-tiap anggota atau individu
sehingga tiap-tiap anggota keluarga mempunyai hak-hak istimewa.
Perubahan status ini biasanya melalui perkawinan. Hak-hak istimewa
keluarga, misalnya menggunakan hak milik tertentu, dan lain sebagainya.
Cara memperoleh status :
Assign Status adalah status sosial yang diperoleh seseorang di dalam
lingkungan masyarakat yang bukan didapat sejak lahir tetapi diberikan
karena usaha dan kepercayaan masyarakat. Contohnya : Seseorang yang
dijadikan kepala suku, ketua adat, sesepuh, dsb.
Ascribed Status adalah tipe status yang didapat sejak lahir. Seperti
jenis kelamin, ras, kasta, keturunan, suku, usia, dan lain sebagainya.
6. Fungsi Pemeliharaan
Keluarga pada dasarnya berkewajiban untuk memelihara anggotanya yang
sakit, menderita, dan tua. Fungsi pemeliharaan ini pada setiap
masyarakat berbeda-beda, tetapi sebagian masyarakat membebani keluarga
dengan pertanggungjawaban khusus terhadap anggotanya bila mereka
tergantung pada masyarakat.
Seiring dengan perkembangan masyarakat yang makin modern dan kompleks,
sebagian dari pelaksanaan fungsi pemeliharaan ini mulai banyak diambil
alih dan dilayani oleh lembaga-lembaga masyarakat, misalnya rumah sakit,
rumah-rumah yang khusus melayani orang-orang jompo.
7. Fungsi Afeksi
Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah kebutuhan kasih sayang atau
rasa dicintai. Sejumlah studi telah menunjukkan bahwa kenakalan yang
serius adalah salah satu ciri khas dari anak yang sama sekali tidak
pernah mendapatkan perhatian atau merasakan kasih sayang. Di sisi lain,
ketiadaan afeksi juga akan menggerogoti kemampuan seorang bayi untuk
bertahan hidup.
(http://organisasi.org/jenis-jenis-macam-mac am-status-sosialstratifikasi-sosial-dalam-masyarakat-sosiologi).
Fungsi Keluarga Menurut Effendi (1998)
:
1.Fungsi Biologis
Untuk meneruskan keturunan
Memelihara dan membesarkan anak
Memenuhi kebutuhan gizi keluarga
Memelihara dan merawat anggota keluarga
2. Fungsi psikologis
Memberikan kasih sayang dan rasa aman
Memberikan perhatian diantara anggota keluarga
Membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga
Memberikan indentitas keluarga
3. Fungsi Sosialisasi
Membina sosialisasi pada anak
Membentuk norma-norma tingkah laku sesuai dengan tingkat perkembangan anak
Meneruskan nilai-nilai budaya
4. Fungsi Ekonomi
Mencari sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga
Pengaturan penggunaan penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga
Menabung untuk memenuhi kebutuhan keluarga dimasa yang akan datang, misalnya pendidikan anak-anak, jaminan hari tua dsb.
5. Fungsi Pendidikan
Menyekolahkan anak untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan
membentuk pilaku anak sesuai dengan bakat dan minat yang di milikinya.
Mempersiapkan anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memnuhio peranannya sebagai orang dewasa.
Mendidik anak sesuai dengan tingkat-tingkat perkembangan
Fungsi keluarga dalam dunia pendidikan :
Fungsi Edukasi
Fungsi edukasi terkait dengan pendidikan anak secara khusus dan
pembinaan anggota keluarga pada umumnya. Ki Hajar Dewantara menyebutkan
bahwa “keluarga adalah pusat pendidikan yang utama dan pertama bagi
anak”. Fungsi pendidikan amat fundamental untuk menanamkan nilai-nilai
dan sistem perilaku manusia dalam keluarga.
Fungsi Sosialisasi
Fungsi sosialisasi bertujuan untuk mempersiapkan anak menjadi anggota
masyarakat. Anak adalah pribadi yang memiliki sifat kemanusiaan sebagai
makhluk individu dan juga sebagai makhluk sosial. Menarik untuk memaknai
pendapat Karl Mannheim yang dikutip oleh MI Soelaeman (1994), bahwa
“anak tidak didik dalam ruang dan keadaan yang abstrak, melainkan selalu
di dalam dan diarahkan kepada kehidupan masyarakat tertentu.”. Dengan
demikian anak memiliki prinsip sosialitas, disamping prinsip
individualitas. Prinsip sosialitas, mengharuskan anak dibawa dan
diarahkan untuk mengenali nilai-nilai sosial lingkungannya oleh orang
tuanya.
Fungsi Proteksi
Tujuan dari fungsi proteksi yaitu untuk melindungi anak bukan saja
secara fisik, melainkan pula secara psikis. Secara fisik fungsi
perlindungan ditujukan untuk menjaga pertumbuhan biologisnya sehingga
dapat mejalankan tugas secara proporsional. Disamping itu fungsi
proteksi psikis dan spiritual yaitu dengan mengendalikan anak dari
pergaulan negatif dan sikap lingkungan yang cenderung menekan
perkembangan psikologinya.
Fungsi Afeksi
Fungsi ini terkait dengan emosional anak. Anak akan merasa nyaman
apabila mampu melakukan komuniasi dengan keluarganya dengan totalitas
seluruh kepribadiannya. Kasih sayang yang dicurahkan kepada anak akan
memberi kekuatan, dukungan atas kehiduapn emosionalnya yang berpengaruh
pada kualitas hidupnya di masa depan.
Fungsi Religius
Yang dimaksud adalah fungsi keluarga untuk mengarahkan anak ke arah
pemerolehan keyakinan keberagamaannya yang benar. Keluarga menjadi
kendali utama yang dapat menunjukkan arah menjadi Islam yang kaffah atau
sekuler.
Fungsi Ekonomis
Fungsi ini berkaitan dengan pemenuhan selayaknya kebutuhan yang bersifat
materi. Secara normatif anak harus dipersiapkan agar kelak memikul
tanggung jawab ekonomi keluarga, membangun kepribadian yang mandiri
bukan menjadi objek pemaksaan orang tua.
Fungsi Rekreasi
Memberikan wahana dan situasi yang memungkinkan terjadinya kehangatan,
keakraban, kebersamaan dan kebahagiaan bersama seluruh anggota keluarga.
Fungsi Biologis
Faktor biologis adalah faktor alamiyah manusia. Faktor ini meliputi
perlindungan kesehatan, termasuk juga memperhatikan pertumbuhan
biologisnya seta perlindungan terhadap hubungan seksualnya.
Fungsi Keluarga menuju terbentuknya sumberdaya pembangunan yang handal dengan ketahanan keluarga yang kuat dan mandiri, yaitu:
1) Fungsi Keagamaan
Dalam keluarga dan anggotanya fungsi ini perlu didorong dan dikembangkan
agar kehidupan keluarga sebagai wahana persemaian nilai-nilai luhur
budaya bangsa untuk menjadi insan agamis yang penuh iman dan takwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2) Fungsi Sosial Budaya
Fungsi ini memberikan kesempatan kepada keluarga dan seluruh anggotanya
untuk mengembangkan kekayaan budaya bangsa yang beraneka ragam dalam
satu kesatuan, sehingga dalam hal ini diharapkan ayah dan ibu untuk
dapat mengajarkan dan meneruskan tradisi, kebudayaan dan sistem nilai
moral kepada anaknya.
3) Fungsi Cinta kasih
Hal ini berguna untuk memberikan landasan yang kokoh terhadap hubungan
anak dengan anak, suami dengan istri, orang tua dengan anaknya serta
hubungan kekerabatan antar generasi, sehingga keluarga menjadi wadah
utama bersemainya kehidupan yang penuh cinta kasih lahir dan batin.
Cinta menjadi pengarah dari perbuatan-perbuatan dan sikap-sikap yang
bijaksana.
4) Fungsi Melindungi
Fungsi ini dimaksudkan untuk menambahkan rasa aman dan kehangatan pada setiap anggota keluarga.
5) Fungsi Reproduksi
Fungsi yang merupakan mekanisme untuk melanjutkan keturunan yang
direncanakan dapat menunjang terciptanya kesejahteraan manusia di dunia
yang penuh iman dan takwa.
6) Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan
Fungsi yang memberikan peran kepada keluarga untuk mendidik keturunan
agar bisa melakukan penyesuaian dengan alam kehidupannya di masa yang
akan datang.
7) Fungsi Ekonomi
Sebagai unsur pendukung kemandirian dan ketahanan keluarga.
8) Fungsi Pembinaan Lingkungan
Memberikan kepada setiap keluarga kemampuan menempatkan diri secara
serasi, selaras, seimbang sesuai dengan daya dukung alam dan lingkungan
yang berubah secara dinamis.
Menurut Friedman (1988) struktur keluarga terdiri atas::
Pola dan proses komunikasi
Struktur peran
Struktur kekuatan
Nilai-nilai keluarga
Fungsi Keluarga secara umum :
1. Fungsi Pendidikan. Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan
menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak
bila kelak dewasa.
2. Fungsi Sosialisasi anak. Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini
adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat
yang baik.
3. Fungsi Perlindungan. Tugas keluarga dalam hal ini adalah melindungi
anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik sehingga anggota keluarga
merasa terlindung dan merasa aman.
4. Fungsi Perasaan. Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara
instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain
dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga.
Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan
dalam keluarga.
5. Fungsi Religius. Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah
memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam
kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan
bahwa ada keyakinan lain yang mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan
lain setelah di dunia ini.
6. Fungsi Ekonomis. Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari
sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain,
kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan
itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan
keluarga.
7. Fungsi Rekreatif. Tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini tidak
harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi yang penting bagaimana
menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga dapat
dilakukan di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita tentang
pengalaman masing-masing, dsb.
8. Fungsi Biologis. Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus.
Fungsi Keluarga Menurut Drs. Soewaryo Wangsanegara :
a. Pembentukkan kepribadian; dalam lingkungan keluarga, para orang tua
meletakkan dasar-dasar kepribadiankepada anak-anaknya, dengan tujuan
untuk memproduksikan serta melestarikan kepribadian mereka kepada anak
cucu dan keturunannya.
b. Erat kaitannya dengan butir, keluarga juga berfungsi sebagai alat
reproduksi kepribadian - kepribadian yang berakar dari etika, estetika,
moral, keagamaan, dan kebudayaan yang berkorelasi fungsional dengan
sebuah struktur masyarakat tertentu.
c. Keluarga merupakan eksponen dari kebudayaan masyarakat, karena
menempati posisi kunci. Keluarga adalah sebagai jenjang dan perantara
pertama dalam transmisi kebudayaan.
d. Keluarga berfungsi sebagai lembaga perkumpulan perekonomian, Pada
kelompok -keliompok masyarakat modern perkonomian berkembang sangat
pesat. Namun ikatan-ikatan kekeluargaan masih terjalin kuat dan sering
memengaruhi atau menguasai bidang perekonomian mereka.
e. Keluarga berfungsi sebagai pusat pengasuhan dan pendidikan.

10 komentar:
blognya kurang jelas
Sakinah mawadah warahmah, impian semua orang
atik ya dibaca d0ng
dwi. .pa agus maemun.yah
keluarga besar banget yaah brooo
yaaah gede gede men yaah
kelurga beyencannnnnnaa
kasih tau gak yah
peran jangan sampai disungsi
keluarga bahagia adalah impianku..
Posting Komentar